PENGARUH LAMA WAKTU PENYIMPANAN AIR MINUM ISI ULANG PADA ZAT ORGANIK

hepiyansori hepiyansori

Sari


Air minum isi ulang merupakan air yang ada didepot air minum dan mengalami beberapa proses yaitu chlorinasi, aerasi, filtrasi dan penyinaran dengan sinar ultra violet. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menetapkan kadar air minum isi ulang terhadap kandungan zat organik sebagai permanganat maksimal 10 mg/l sesuai dengan PERMENKES RI nomor 492/Menkes/Per/IV/2010. Sampel penelitian adalah air minum isi ulang yang diambil secara purposive sampling. Metode penelitian deskriftif observasional, sampel diambil dari 3 (tiga) depot air minum isi ulang masing-masing sebanyak 1 (satu) galon diwilayah Perumnas Betungan lalu sampel disimpan selama 1(satu) minggu, 2(dua) minggu dan 3 (tiga) minggu. Penelitian dilakukan secara titrimetri dengan larutan baku kalium permanganat. Hasil pengujian didapatkan untuk air minum isi ulang yang disimpan selama 1 (satu) minggu , 2(dua) minggu dan 3(tiga) minggu terjadi perbedaan kadar  permanganat. Lama waktu simpan berpengaruh pada kadar zat organik, dimana semakin lama waktu simpan maka semakin tinggi kadar zat organik di air minum isi ulang. Pada penelitian ini kadar permanganat masih memenuhi standar PERMENKES RI nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 yaitu dibawah 10 mg/l.

 

Kata Kunci: Waktu penyimpanan, Zat Organik, Air


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dewanti,R.A. 2017. Analisis kualitas bakteriologis air minum isi ulang di kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. The Indonesian Journal Of Public Health, 12 January, 39-50. https://doi.org/10.20473/ijph.v12i1.2017.39-50

Effendi,H. 2003. Telaah kualitas air. Yogyakarta:Kanisius

Haitami, Rakhmina, D.,dan Fakhridani S. 2016. Ketepatan hasil dan variasi waktu pendidihan pemeriksaan zat organik. Medical Laboratory Technology Journal, 2(2), 61-65

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 492 / Menkes / Per / IV / 2010 tentang syarat kualitas air minum

SNI 01-3554-2006. 2006. Tentang cara uji air minum dalam kemasan

Troger B, Gopel W, Hartel C, Schultz C & Kahl F. 2011. Sepsis mit Multiorganiversagen nach Bagatelltrauma. Monatsschrift Fur Kinderheilkunde, 159(9), 809-812. https : / / doi.org / 10.1007 / s00112-011-2433-3. Terjemaah: Troger B, Gopel W, Haetel C, Schultz C & Kahl F. 2011. Spesies dengan kegagalan multiorgan setelah trauma sepele bulanan untuk pediatric, 159(9),809-812. https://doi.org/10.1007/s00112-001-2433-3.




DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v7i2.161

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats


Kantor Sekretariat:
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail  : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
 
2019 STIKES Al Fatah