HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PETUGAS LABORATORIUM KESEHATAN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI

Hepiyansori Hepiyansori, Iqbal Tamimi

Sari


Pengetahuan merupakan hal yang sangat mempengaruhi petugas kesehatan dalam menerapkan dan menggunakan materi sesuai dengan situasi di lingkungan kerja. Sedangkan sikap adalah reaksi tertutup dari seseorang terhadap objek tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan pengetahuan dan sikap petugas laboratorium kesehatan terhadap penggunaan alat pelindung diri. Jumlah responden sebanyak 32 orang, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara keseluruhan (Total Sampling). Data yang dikumpulkan diolah dan dianalisis secara statistik menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian ini disajikan dengan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan analisis data dalam bentuk persentase di dapatkan tingkat pengetahuan baik sebesar 100% dan sikap petugas laboratorium yang baik sebesar 81,25%, sedangkan yang mempunyai sikap kurang baik sebesar 18,75%. Analisis korelasi menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin baik sikap seseorang dalam penggunaan alat pelindung diri pada saat menangani sampel di laboratorium.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Depkes RI.2008. Profil Kesehatan Indonesia.

http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan indonesia/profil-kesehatan-indonesia-2008.pdfdiakses tanggal 02 januari 2017

Depkes RI. 2010. Pertemuan Koordinasi Tingkat SR Dan SSR Kegiatan Intensifikasi Pengendalian Malaria Gf ATM Malaria Round 8 Wilayah Kalimantan Dan Sulawesi. Jakarta. Ditjen P2PL.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2006.Profil Kesehatan 2005.Jakarta.

Depkes RI. 1996. Pedoman Praktis Pemantauan Gizi Orang Dewasa. Jakarta: DepkesRI.

Fitriani. 2011. Promosi kesehatan. Cetakan 1. Yogyakarta: Graha ilmu

Harlan. 2014. Faktor yang berhubungan dengan prilaku penggunaan APD pada petugas laboratorium rumah sakit PHC. Surabaya.

Hidayat. 2006 . Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia, Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Yogyakarta:EGA.

Jumariam, Qodratillah, M.T. & Ruddyanto, C. 1996. Senarai Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud

Lusiana. 2011. Faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam pelaksanaan triage di UGD RS Puri Indah Jakarta.http://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEC-undergraduate-1647-ABSTRAK.PDF

Miller, Brinton, M, ill. 1986. Laboratory Safety: Principles and Practice, American Society for Microbiology, Washington. D.C

Nuryani. 2005.Strategi belajar Mengajar Biologi. Malang: UniversitasNegeri malang

Nursalam. 2011. Buku Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, Jakarta: salemba medika

Potter, Perry, A.G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4.Volume 2. Jakarta:EGC.

Poerwadarminta, W.J.S. 2002. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Rustaman N. & A Rustaman, 1997. Pokok-pokok pengajaran biologi dan kurikulum 1994. Jakarta : Depdikbud

Ratnasari, Y. 2014. Perilaku tenaga laboratorium dalam pencegahan infeksi nosokoial di ruang laboratorium klinik RSUD dr.M.Yunus, Bengkulu. KTI (tidak dipublikasikan)

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R dan D. Bandung Alfabeta.

Departemen kesehatan RI. UU kesehatan RI No 23 tahun 1992 tentang kesehatan

Wartonah, Tarwoto. 2010.Kebutuhan Dasar manusia dan Proses Keperawatan. Salemba medika.




DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v6i1.5

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats


Kantor Sekretariat:
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail  : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
 
2019 STIKES Al Fatah