POTENSI ANTIBAKTERI SABUN CAIR CUCI PIRING EKSTRAK ETANOL DAUN JERUK KUOK (Citrus nobilis L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

awila putri

Sari


Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan rumah tangga yang berfungsi sebagai penghilang kotoran dan lemak pada peralatan makan dan masak. Peralatan tersebut sebaiknya bebas dari bakteri untuk menjamin higienitas dari makanan yang disediakan. Sabun cair ekstrak etanol daun jeruk kuok merupakan sabun cair cuci piring yang diformulasikan menggunakan ekstrak etanol daun jeruk kuok (Citrus nobilis L.) dengan beberapa konsentrasi yang bertujuan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Tahapan penelitian ini meliputi pembuatan ekstrak daun jeruk kuok, skrining fitokimia, pembuatan sabun cair cuci piring, evaluasi mutu fisik sabun yaitu uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, stabilitas busa dan dilakukan uji potensi antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jeruk kuok menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 38,38%, dengan kandungan senyawa kimia berupa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, glikosida, dan sabun cair ekstrak etanol daun jeruk kuok memiliki mutu fisik yang baik sesuai dengan persyaratan uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, uji stabilitas busa dan memiliki zona hambat F0 (0%), F1 (20%), F2 (40%), F3 (60%) terhadap bakteri Staphylococcus aureus secara berturut-turut 23,33 mm, 25,66 mm, 28,33 mm, 32 mm dan terhadap bakteri Escherichia coli  25,33 mm, 26,66 mm, 28 mm, 30,66 mm.

 

Kata Kunci : Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Sabun Cair Cuci Piring, Ekstrak Daun Jeruk Kuok (Citrus nobilis L.)


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amalia, R., Paramita, V., Kusumayanti, H., Wahyuningsih, W., Sembiring, M., & Rani, D. E. (2018). Produksi Sabun Cuci Piring Sebagai Upaya Peningkatkan Efektivitas Dan Peluang Wirausaha. Metana, 14(1),15.

Depkes RI. (1979). Farmakope Edisi III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta

Depkes RI. (1980). Materi Medika Indonesia (Jilid IV). Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta

Depkes RI. (1995). Farmakope Indonesia (IV). Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta

Depkes RI. (2011). Permenkes RI Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Jakarta.

Ifandari., Einstivina, Nuryandani. (2022). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanolik Daun Jeruk ( Citrus nobilis , Citrus sinensis , dan Citrus maxima ) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Program Studi Biologi , Universitas Terbuka. Antibacterial Activity of Citrus Leaf. 01. 19–25.

Lachman, L., Lieberman, H. A., Kaning, J. L. (1994). Teori Dan Praktek Farmasi Industri. UI Press: Jakarta

Malah, H., Janno Bernandus., J.M.R. (2018). Gambaran Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Peralatan Makan Di Rumah Makan Pasar Tuminting Kota Manado. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1.

Mumpuni, A., S., dan Heru, S. (2017). Mutu Sabun Transparan Ekstrak EtanolHerba Pegagan (Centella Asiatica L.) Setelah Penambahan Sukrosa. Jurnal Pharmaciana. 7(1): 72-78.

Muthmainnah, Rahmi., Dwiarso Rubiyanto., dan Tatang, Sabur Julianto. (2016). Formulasi Sabun Cair Berbahan Aktif Minyak Kemangi Sebagai Antibakteri Dan Pengujian Terhadap Staphylococcus aureus. Chemical 1(2):44–50.

Oktasila, Desa. Nurhamidah, D. H. (2019). Uji Aktivitas Antibakteri Daun Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Kimia 3 (2): 158-169

Pertiwi, F. D., Rezaldi, F., & Puspitasari, R. (2022). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. BIOSAINTROPIS (BIOSCIENCE-TROPIC), 7(2), 57-68

Pradipto, M. (2009). Pemanfaatan Minyak Jarak Pagar (Jatropa curcas L) Sebagai Bahan Dasar Sabun Mandi. Institut Pertanian Bogor: Bogor

Rosdiyawati, R.W.T.R.S. (2014). Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Sabun Mandi Cair Minyak Atsiri Kulit Buah Jeruk Pontianak ( Citrus nobilis Lour . Var . microcarpa ) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Oleh : Risky Rosdiyawati Program Studi Farmasi. Teknologisains, 12(1).

Sastrias, A. (2010). Formulasi Sabun Mandi Cair Yang Mengandung Gel Daun Lidah Buaya (Aloe vera) Dengan Basis Virgin Coconut oil. Universitas Islam Bandung: Bandung.

Sumantri, A. (2015). Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penanda Media Grup.

Tumelap. (2011). Kondisi Bakteriologik Peralatan Makan di Rumah Makan Jombang Tikala Manado. Jurusan Kesehatan Lingkungan Kemenkes.

Yufita, S. W. (2019). Identifikasi Morfologi Tanaman Jeruk Kuok (Citrus nobilis L.) Dan Tingkat Kesuburan Tanah Di Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Islam R




DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v10i2.505

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats


Kantor Sekretariat:
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail  : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
 
2019 STIKES Al Fatah