PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L.) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA ULKUS DIABETIKUM PADA TIKUS WISTAR JANTAN

Hasty Martha Wijaya, Elsa Maulida Zulfa, Heni Setyoningsih, Dessy Erliani Mugita Sari

Sari


Ulkus diabetikum merupakan salah satu penyakit komplikasi kronik dari diabetes mellitus tipe 2. Gentamisin merupakan obat golongan antibiotik yang dapat digunakan dalam penyembuhan luka. Daun Kelor (Moringa oleifera L.) mengandung senyawa kimia yang terdiri dari flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian salep ekstrak daun kelor terhadap penyembuhan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar. Tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok. K1 merupakan kontrol negatif vaselin album, K2 merupakan kontrol positif salep Gentamisin, P1 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 7,5%, P2 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 15%, dan P3 kelompok salep ekstrak daun kelor  dosis 30%. Skrining fitokimia ekstrak kering daun kelor positif mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Pengamatan hari terakhir P3 memiliki persentase penyembuhan 70%, P2 memiliki persentase penyembuhan 65%, dan P1 memiliki persentase penyembuhan 50%. Uji statistika Post Hoc Tukey salep ekstrak daun kelor didapatkan K2 (salep gentamisin) tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan P3 (konsentrasi 30%) dengan nilai p>0,05 dengan hasil signifikansi  p = 0,128 yang berarti bahwa P3 (konsentrasi 30%) memiliki efek yang setara dengan salep gentamisin dalam menyembuhkan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amfotis, M. L., Suarni, N. M. R., & Arpiwi, N. L. 2022. Wound healing of cuts in the skin of white rat (Rattus norvegicus) is given kirinyuh (Chromolaena odorata) leaf extract. Metamorfosa Journal of Biological Sciences, 9(1), 139

Aryzki, S., Alicia, M., & Rahmah, S. 2020. Gambaran penggunaan antibiotik pada pasien ulkus diabetikum di instalasi rawat jalan penyakit dalam rsud ulin banjarmasin periode juli – desember 2018. Jurnal Ilmiah Manuntung, 6(2), 265–272.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2000. Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat. Jakarta, Indonesia

Dipiro, J. T. 2011. Pharmacotherapy a Pathophisiologic Approach. Mc Graw Hill Medical.

Isyraqi, N. A., Rahmawati, D., & Sastyarina, Y. 2020. Studi literatur: skrining fitokimia dan aktivitas farmakologi tanaman kelor (Moringa oleifera Lam). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 1(12), 202–210.

Kementerian Kesehatan RI. 2012. Pedoman umum penggunaan antibiotik. Kementerian Kesehatan, 66(874), 1–60.

Maan, J. S. Y., Sasputra, I. N., & Wungow, H. P. L. 2020. Perbandingan efektivitas pemberian ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) dan salep gentamisin terhadap penyembuhan luka sayat kulit mencit (Mus musculus). Cendana Medical Journal, 19(1), 147–155.

Mawarti, H., & Abdul, G. 2014. Aktivitas antioksidant flavonoid terhadap perubahan histologi proses penyembuhan luka bakar grade ii. Jurnal Edu Health, 4(1), 33–40.

Meigaria, K. M., Mudianta, I. W., & Martiningsih, N. W. 2016. Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak aseton daun kelor (Moringa oleifera). Jurnal Wahana Matematika Dan Sains, 10(1), 1–11.

Mustiqawati, E., Baubau, P., & History, A. 2023. Uji efek tumbukan daun komba-komba (Eupatorium odoratum L.) terhadap masa penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) test effect of komba-komba (Eupatorium odoratum L.) leaves on healing period of cuts in rabbits (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Promotif Preventif, 6(4), 662–672.

Muttaqien, Y. V., & Purnama, E. R. 2024. Kadar glukosa darah dan penyembuhan ulkus mencit diabetes setelah perlakuan ekstrak daun bakau Bruguiera gymnorrhiza. Jurnal Lentera Bio, 13(1), 55–64.

Najihudin, A., Hindun, S., Rantika, N., Magfiroh, G., & Sujana, D. 2023. Karakterisasi dan studi penapisan fitokimia daun kelor (Moringa oleifera L.) asal garut jawa barat. Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(2), 679–686.

Nurmalasari, Y., Rafie, R., Febrian, D., & Rahma, S. A. 2021. Pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap kadar glukosa tikus putih yang diinduksi aloksan sebagai upaya preventif hiperglikemia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 472–483.

Phetheresia, S. M., Nurmalasari, & Sembiring, P. (2023). Formulasi sediaan salep kombinasi ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap penyembuhan luka terbuka pada tikus jantan putih tahun 2022. Jurnal Farmasi dan Herbal, 5(2), 27–33.

Primadina, N., Basori, A., & Perdanakusuma, D. S. 2019. Proses penyembuhan luka ditinjau dari aspek mekanisme seluler dan molekuler. Jurnal Qanun Medika, 3(1), 31–43.

Pujiastuti, E., & Andreana, D. 2022. Determination of total flavonoid content of a peel ethyl acetate extract of Carica papaya L. Menara Jurnal of Health Science, 1(2), 58–71.

Theoret, C. 2017. Chapter 1 Physiology of Wound Healin. Equine Wound Management, Third Edition. 1–13.




DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v13i1.915

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats


Kantor Sekretariat:
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail  : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
 
2019 STIKES Al Fatah