FORMULASI MASKER GEL WHEY KEFIR KOMBINASI SARI BUAH BIT (Beta vulgaris L.)
Sari
Whey kefir dan buah bit (Beta vulgaris L.) merupakan bahan yang berkhasiat sebagai antioksidan. Whey kefir mengandung asam alpha hidroksi (AHA) yang dapat membantu mengurangi penuaan dini pada kulit. Buah bit (Beta vulgaris L.) mengandung betasianin dan flavonoid sebagai pelindung kulit dari sinar matahari dan kesehatan kulit.
Pembuatan masker gel dalam penelitian ini menggunakan whey kefir 15% dan sari buah bit dengan konsentrasi 0%, 4%, 8%, dan 12%. Kefir di buat dengan susu UHT dengan penambahan grain kefir yang difermentasi selama ± 24 jam. Buah bit diambil sarinya dengan cara diblender selama 5 menit. Evaluasi masker gel dilakukan selama 4 minggu meliputi uji organoleptis, uji homogen, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan uji waktu sediaan mengering.
Hasil penelitian masker gel whey kefir kombinasi sari buah bit (Beta vulgaris L.) dari ke empat formula, pengujian organoleptis mengalami perubahan warna F0 = putih kekuningan, F1 dan F2 = merah keunguan dan F3 = merah keunguan pekat. Hasil uji pH F0-F3 berkisar 6,3- 6,5. Hasil uji daya lekat F0-F3 0,52-0,63 detik. Hasil uji waktu mengering 24,04 menit. Secara keseluruhan hasil penelitian whey kefir kombinasi sari buah bit (Beta vulgaris L.) mempengaruhi sifat fisik pada formulasi masker gel.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aulton, Michael, E. (2005). Pharmaceutics The Science Of Dosage From Design. Elsevier, United Kingdom
Ersan, L.Y,.Ozcan,T.,Bayizit,A.A. dan Sahin,S. (2016). The Antioxidative Capacity of Kefir Produced from Goat Milk. International Journal of Chemical Engineering and Applications. 7 , 1.
Jain, S.K., and Jain, N. K. (2010). No Title.Multiparticulate Carriers for Sun-screening Agents. Int. J. Cosmet . Sci.Jansen, R., Wang, S.Q., Burn, 89-98.
Tamime, A. Y. (2006). Production of Kefir, Koumis and Other Related Product. In: A. Y. Tamime (ed.), Fermented Milk. Blackwell Science Ltd, Oxford.
Marshall, V. M., W. M. Cole, and J. A. Forrow. (1984). A note on the heterofermentative Lactobacillus isolated from kefir grains. Journal Applied Bacteriology 56 (3): 503-505.
Nurlaela, E., Sugihartini, N., dan Ikhsanudin, A., (2012). Optimasi komposisi Tween 80 dan Span 80 sebagai emulgator dalam Repelan minyak atsiri daun Sere (Cymbopogon citratus (D.C) Stapf) terhadap nyamuk Aedes aegypti betina pada basis Vanishing Cream dengan metode Simplex Lattice Design. Pharmaciana. 2(1). 41-54.
Stinzing, F.C., Herbach, M. R. Mosshammer, F. Kugler, and R. Carle. (2008). Betalain Pigments and color Quality.
Tiwari, P., Kumar, B., Kaur, M., Kaur G. & Kaur H., (2011), Phytochemical Screening And Extraction: A Review, International Pharmaceutica Sciencia, 1 (1), 98-106.
Tranggono RI. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta : Penerbit P.T. Gramedia Pustaka Utama. 2007.
Pujiastuti, A., & Kristiani, M. (2019) ‘Formulasi dan Uji Stabilitas Mekanik Hand and Body Lotion Sari Buah Tomat (Licopersicon esculentum Mill.) sebagai Antioksidan’, Jurnal Farmasi Indonesia, 16 (1), pp. 42–55.
Viera, R. P, (2009), Physical and Physicochemical Stability Evaluation of Cosmetic Formulation Containing Soybean Extract Fermented. Brazilian Journal of Pharmaceutical Sciences, 45, 515-525.
DOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v7i2.178
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
View My Stats
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License



_1.png)










