Analisis Hubungan Tingkat Kepatuhan Terapi Antiepilepsi terhadap Frekuensi Bangkitan Epilepsi pada Pasien Epilepsi Dewasa di RS M: Studi Cross-Sectional
Sari
Epilepsi memerlukan terapi jangka panjang menggunakan obat antiepilepsi (OAE), namun kekambuhan kejang akibat ketidakpatuhan minum obat masih sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kepatuhan minum OAE dengan kejadian kekambuhan kejang pada pasien epilepsi dewasa di RS M. Metode yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 62 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MMAS-8 dan wawancara, lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Karakteristik mayoritas responden adalah perempuan (61%), usia 26–35 tahun (37%), berpendidikan SMA/SMK (56%), tanpa riwayat keluarga epilepsi (97%), dan menggunakan monoterapi asam valproat (44%). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang (48,4%) dan terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum OAE dengan kekambuhan kejang (). Kesimpulannya, kepatuhan minum OAE berhubungan erat dengan kejadian kekambuhan kejang pada pasien epilepsi dewasa. Pasien disarankan meningkatkan kepatuhan terapi, serta tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi dan pemantauan penggunaan obat.
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.52161/jiphar.v13i2.989
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
View My Stats
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU
Mail : Jln. Indragiri Gang 3 Serangkai,Padang Harapan, Kota Bengkulu, Kode Pos : 38224, Indonesia
Telepon : (0736)27508
Fax : (0736)27508
E-mail : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License



_1.png)










